tips investasi uang

Tips menginvestasikan Penghasilan Supaya Mendatangkan Profit

Memiliki penghasilan yang stabil memang menjadi keinginan semua orang. Terlebih jika penghasilan bisa berlipat ganda. Mungkinkah?

Sebenarnya ada cara yang lebih fungsional selain hanya menerima penghasilan rutin bulanan yang stagnan. Yaitu dengan menginvestasikan penghasilan kita supaya mendapatkan keuntungan yang berlipat. Cara investasi uang sudah banyak dibahas oleh para pelaku bisnis dan investor-investor kelas kakap. Namun hal tersebut tidak menjamin kita memahami sepenuhnya cara kerja investasi yang benar. Terlebih saat ini begitu rawan penipuan yang membuat kita kembali berkecil hati ketika meniatkan untuk berinvestasi.

cara melakukan investasiSebelum membahas tentang tata cara berinvestasi yang aman dan menguntungkan ada baiknya kita memahami dulu apa itu investasi dan tujuannya.

Dalam hidup pastinya kita memiliki goal atau tujuan yang ingin dicapai. Hal tersebut bisa dicapai 80% karena dukungan finansial. Maka peran keuangan dalam kehidupan memang cukup krusial. Misalnya kita punya tujuan ingin menyekolahkan anak sampai S2 atau memiliki rumah mewah, dan sebagainya. Untuk mewujudkan semua tujuan itu dibutuhkan proses yang benar dan efektif dan salah satu cara yang efektif adalah dengan berinvestasi.
Investasi berarti menanamkan modal untuk kemudian diputar agar menghasilkan keuntungan yang nyata. Investasi ada dua macam yaitu investasi finansial dan investasi riil. Investasi finansial contohnya berinvestasi reksa dana atau forex. Sedangkan investasi riil biasanya menggunakan aset nyata seperti emas, barang antik, berlian, dan sebagainya. Kedua jenis investasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Disamping itu, selalu ada resiko yang mengiringinya.

Lalu bagaimana cara investasi uang yang aman dan menguntungkan

Tahu tujuan

Sebelum berinvestasi, sebaiknya pikirkan betul tujuan yang ingin dicapai. Dengan begitu, kita bisa menentukan jenis investasi apa yang bisa kita lakukan. Disamping itu, tujuan juga bisa berpengaruh pada pengambilan jangka waktu investasi yang kita pilih. Jika tujuan kita bisa diwujudkan dalam jangka waktu yang relatif sebentar, kita bisa berinvestasi dengan jangka waktu yang pendek, begitupun sebaliknya.

Nominal yang akan diinvestasikan

Kita harus bisa menentukan nominal uang yang akan kita investasikan. Banyak yang mengira bahwa investasi hanya bisa dilakukan dengan jumlah uang yang sangat besar mulai dari puluhan juta sampai milyaran. Sehingga tidak ada kesempatan bagi para pengusaha yang berenghasilan minim untuk berinvestasi yang menguntungkan. Namun hal ini salah besar.
Kita bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan setiap bulannya. Untuk awal, tidak perlu langsung menginvestasikan uang dalam jumlah besar apalagi sampai menggunakan seluruh penghasilan kita. Mulailah dengan modal yang kecil. Misalnya saja menyisihkan 10% dari penghasilan untuk diinvestasikan pada jenis investasi yang kita inginkan. Jika investasi semakin berkembang dan menjanjikan, kita bisa menaikkannya secara bertahap.

Jenis Investasi yang aman

Penting untuk mengetahui jenis investasi apa saja yang aman untuk dilakukan khususnya bagi pemula. Contoh investasi yang aman seperti reksa dana. Investasi ini cukup aman dilakukan karena telah dilindungi Undang-undang dan badan hukum yang resmi. Sehingga potensi penipuan bisa diminimalisir. Uang yang kita investasikan akan dikelola oleh manajer investasi kedalam aset finansial yang dapat memberikan keuntungan.
Cara investasi uang lainnya yang bisa menguntungkan namun tetap aman adalah deposito. Kita menanamkan investasi pada bank seperti menabung. Namun kita hanya bisa menarik uang dalam kurun waktu yang telah ditentukan pihak bank yang juga telah kita sepakati sebelumnya. Potensi profit yang diperoleh bisa sangat menguntungkan. Selain itu jenis investasi ini aman karena dikelola oleh bank.
Investasi lain yang tidak kalah menguntungkan dan aman ialah forex atau pertukaran mata uang asing. Dalam investasi ini kita diharuskan aktif untuk bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada. Dalam forex ini, kita bisa melakukan two way commodity dimana kita bisa buy maupun sell. Rajin melakukan analisis pasar untuk tetap mengawasi trading dunia adalah keharusan. Namun perlu berhati-hati pula dalam investasi ini karena meskipun bisa sangat menguntungkan ia juga bisa merugikan. Hal ini karena forex sangat bergantung terhadap sistem trading mata uang asing yang memang fluktuatif.

Memahami resiko

Disamping memperhitungkan keuntungan yang mungkin bisa diperoleh, kita juga harus memahami resiko yang muncul pada setiap jenis investasi yang diambil. Jika kita hanya berorientasi pada profit saja maka kita hanya akan terbiasa menghadapi situasi menguntungkan saja. Padahal resiko dalam berbisnis atau berinvestasi itu selalu ada baik kecil maupun besar.
Mampu memahami resiko adalah cara yang tepat dalam berinvestasi sehingga kemampuan otak kita dalam mengambil keputusan lebih seimbang. Untuk investasi reksa dana resiko berbanding lurus dengan nilai aset yang kita tanamkan. Sementara untuk investasi pada trading forex, resiko kerugian tentu lebih besar, sebanding dengan potensi keuntungan yang ditawarkan. Maka tidak heran jika butuh proses yang lama untuk mempelajari forex sampai benar-benar menguasainya dan berhasil.

Selain mengaplikasikan cara diatas, kita juga harus mengetahui betul kepribadian diri. Ada 3 tipe kepribadian yakni konservatif, moderate dan agresif. Tipe konservatif lebih memilih investasi yang aman tanpa resiko loss yang tinggi. Tipe moderate biasanya orang yang ingin mendapat keuntungan tinggi namun berat mengambil resiko.
Yang terakhir adalah tipe agresif yaitu orang yang beinvestasi aktif dan selalu siap menghadapi segala kemungkinan dalam beinvestasi baik resiko profit maupun loss. Dengan mengetahui cara investasi uang yang aman dan menguntungkan serta mengenali pribadi dengan baik maka bukan tidak mungkin investasi akan mewujudkan tujuan yang kita punya.