Mentan : Kita Telah Export Sapi serta Ayam, Juga Babi

Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim program Usaha Spesial Percepatan Populasi Sapi serta Kerbau Bunting (Upsus Siwab) sudah berhasil tingkatkan produksi sapi di Indonesia. Indonesia sudah berhasil mengekspor hewan ternak, seperti sapi, ayam, dan babi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebutkan pada th. lantas program yang mewajibkan indukan berkembang biak ini hasilkan 1, 4 juta ekor sapi.

” Jadi dengan program ini, sapi tidak bisa berkeliaran di Indonesia bila tidak bunting. Th. lantas 1, 4 juta ekor sapi yang lahir. Nilainya sepanjang 2 th. itu Rp 70 triliun, ” tutur Amran di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Minggu (24/9/2017).

Amran menjelaskan, dengan program itu Indonesia juga berhasil mengekspor hewan ternak terutama sapi.

Dia mengungkap, pada th. 2016 jumlah export ternak Indonesia naik 22 %. Tetapi sayangnya, Amran tidak mengatakan jumlah ternak yang sudah di export.

” Kita telah export sapi serta ayam ke sebagian negara. Termasuk juga babi kita export ke Singapura? ” terang Amran.

Amran membidik, dengan program Upsus Siwab ini, swasembada protein lewat hewan ternak dapat terwujud. Dia mengharapkan, program ini bisa hasilkan banyak ternak, hingga tidak tergantung pada import.

” Sesunguhnya kita swasembada protein, namun kita senantiasa menyebutkan swasembada daging sapi. Untuk menjangkau swasembada, kita percaya dapat lebih cepat, ” pungkas dia.

Sebatas info, program Upsus Siwab sudah di luncurkan mulai sejak 3 Oktober 2016. Program itu dituangkan, dalam Ketentuan Menteri Pertanian Nomor 48/Permentan/PK. 210/10/2016 mengenai Upsus Siwab.

Dari pencarian Kompas. com di website Kementerian Pertanian, th. lantas atau th. 2016, tujuan Kementerian Pertanian yaitu 3 juta kelahiran baru. Data itu tersua dalam berita di pertanian. go. id dengan judul ” Mentan Luncurkan UPSUS SIWAB (Sapi Indukan Harus Bunting) “.

” Yang terutama saat ini yaitu bagaimana tingkatkan produksi dengan inseminasi buatan. Th. lantas saja, dari program IB itu telah ada menambahkan 1, 4 juta ekor anakan dari 2 juta yang di-IB. Th. ini kami susun targetnya 4 juta IB, semoga dapat ada 3 juta kelahiran baru, ” kata Amran waktu itu. Semoga saja dengan adanya ekspor bisa membantu ekonomi rakyat kita.