Kekuatan Bisnis Dari Jaringan Pengusaha Nasional

Kabar terbaru datang dari Jaringan Pengusaha Nasional  atau biasa juga disingkat Japnas yang menyatakan bahwa seharusnya asosiasi pengusaha bisa untuk lebih mengedepankan peran mereka sebagai sebuah action group. Di mana dengan action grup tersebut, kekuatan bisnis bisa dibangun lewat jaringan para pengusaha.

Menurut penuturan dari Ketua Panitia Pelaksana Orientasi Pengurus Pusat Japnas, yakni Dian Saputra, asosiasi pengusaha harusnya bukan hanya bisa jadi pressure group yang cuma ramai di berbagai media massa, tetapi diharapkan untuk bisa memberikan sebuah nilai tambah bagi para anggota-anggotanya.

jaringan-pengusaha-nasional

Lebih lanjut Dian Saputra  mengatakan, asosiasi pengusaha sebgai sebuah organisasi mestinya mampu menjadi sebuah jembatan yang dapat menyelaraskan usaha antar anggota maupun stakeholder, sehingga nantinya dapat memberi faedah bagi semua anggotanya.

“Masalah inilah sebenarnya yang jadi pembeda antara Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) dengan asosiasi pengusaha lainnya di Indonesia. Semangat dan motivasi untuk selalu ingin tumbuh dan berkembang bersama harus digalakkan, semangat dan harapan untuk bisa mewujudkan sebuah jaringan bisnis di seluruh wilayah yang ada di Indonesia inilah yang jadi latar belakang utama mengapa organisasi pengusaha ini didirikan,” ujar Dian Saputra lebih lanjut lagi.

Sebenarnya, kalau ditilik lebih jauh terutama dari sisi usia, Jaringan Pengusaha Nasional yang dipimpin oleh seorang pria bernama Bayu Priawan Djokosoetono ini sebenarnya masih muda alias baru seumur jagung, yakni baru berdiri sekitar 1 tahun yang lalu. Akan tetapi dalam prakteknya, Jaringan Pengusaha Nasional sudah bisa menjalin kerja sama bisnis di antara para anggotanya dan juga dengan berbagai pihak yang berada di luar organisasi Jaringan Pengusaha Nasional itu sendiri. Jadi, wajar saja kalau organisasi ini kemudian sangat ditunggu-tunggu kehadirannya di berbagai kota dan wilayah di Indonesia.

Bayu Priawan Djokosoetono sebagai pimpinan Jaringan Pengusaha Nasional lebih lanjut menyatakan bahwa sebenarnya banyak yang ingin masuk jadi anggota, tapi belum bisa diproses dengan maksimal karena dalam kurun waktu 1 tahun ini Jaringan Pengusaha Nasional masih disibukkan dengan membangun kerja sama usaha antar anggota.