Browse Author

resti rahmawati

Kampung Inggris, Satu Tempat Berjuta Cita

kampung inggris pare

Masih teringat jelas ketika nama “Kampung Inggris” pertama kali saya dengar di salah satu stasiun TV, sudah lama memang tapi ingatan itu masih terpatri jelas diingatan, suasana belajar yang menyenangkan dan disiplin, sopan santun warganya dan satu hal yang menurut saya sangat unik yakni penjual jajanan yang ingin berjualan dikampung inggris wajib berbahasa inggris, wow keren. “Suatu saat aku akan disana, tunggu aku kampung inggris” azzamku dalam hati.

Dari tahun ke tahun informasi tentang kampung inggris terus saja menghampiri seakan-akan ingin mengajak kaki ini segera berdiri disana dan belajar dari mereka yang terbaik. Proses belajar yang disajikan kampung inggris memang sangat berbeda dengan tempat kursus bahasa inggris pada umumnya. Disini belajar bahasa inggris menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, belajar bahasa inggris disajikan dengan suasana yang ramah dan metode yang menyenangkan. Tak heran jika kampung inggris tak henti-hentinya didatangi para pencari ilmu dari berbagai daerah di Indonesia bahkan tidak sedikit yang berasal dari luar negeri, mereka datang dengan visi yang berbeda-beda untuk menggapai citanya, namun satu hal yang pasti mereka  telah jatuh cinta dan tertarik dengan satu tempat yang menjadi pusat belajar bahasa inggris terbesar di Indonesia yakni kampung inggris, pare jawa timur.

Jika Ingin Belajar Bahasa Inggris Anda Bisa Datang ke Kampung Inggris

belajar bahasa inggris di kampung inggris

Kampung inggris merupakan sebuah desa yg terletak di Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur. Tak hanya terkenal di Jawa Timur, kampung ini sudah terkenal di seluruh Indonesia dan sampai dunia. Karena di kampung inggris ini terdapat beberapa lembaga kursus bahasa inggris yang sangat bagus. Bahkan tak sedikit orang dari luar jawa yang mengikuti kursus bahasa inggris di kampung inggris ini. Tidak sedikit juga yang menyebutkan bahwa kampung inggris ini memiliki sistem pembelajaran yang sangat bagus. Banyak orang tua yang puas dengan hasil yang di dapatkan anaknya dari belajar bahasa inggris di kampung inggris ini.. Sehingga membuat banyak orang tua berbondong-bondong menitipkan anaknya di kampung inggris tersebut.

Kampung inggris memang hanya sebuah desa biasa tapi sistem pembelajaran bahasa inggris di kampung inggris ini tidak perlu di ragukan karena banyak sekali tempat tempat di kampung inggris tersebut yang mewajibkan berbicara dengan bahasa inggris untuk kehidupan sehari hari mulai dari kos kosan, kafe, toko, dan lain sebagainya.  Di kampung inggris ini pun banyak terdapat lembaga kursus bahasa inggris. Dan lembaga lembaga tersebut khusus mengajarkan tentang bahasa inggris mulai dari speaking, listening, vocabulary dan masih banyak lagi bahkan lebih dari 1000 orang setiap bulan datang ke kampung inggris ini hanya untuk belajar bahasa inggris mulai dari Aceh, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, bahkan Merauke.

Bermacam-macam motif para pelajar belajar bahasa Inggris di kampung inggris, mulai untuk memenuhi syarat pekerjaan, hingga berkuliah di luar negeri.karena banyaknya pendatang dari luar jawa maka banyak sekali warga setempat yang membuat kos-kosan. Mulai dari kosa kosan yang mewajibkan penghuninya berbicara dengan bahasa inggris. Orang-orang menyebutnya dengan “English Area”. Penghuni kos kosan diharuskan untuk berbicara bahasa Inggris. Tujuannya agar fasih berbahasa Inggris. Jika tidak berbicara bahasa Inggris di english area, biasanya masing-masing kos kosan mempunyai mekanisme hukuman sendiri-sendiri. Mulai dari push-up hingga membayar denda, bahkan ada yang hingga dikeluarkan dari kos kosan. Namun Ada juga kos kosan yang tidak mewajibkan penghuninya untuk berbahasa inggris.

Kampung inggris ini memang bukan desa yang di penuhi dengan bule-bule luar negeri. Tapi meskipun begitu banyak sekali warga dari kampung ini yang bisa berbahasa inggris. Bahkan terkadang mereka menggunakan bahasa inggris sebagai percakapan sehari hari. Hal ini karena hampir semua warga kampung juga ikut kursus bahasa inggris di kampung inggris ini. Jika anda ingin belajar bahasa inggris anda bisa datang ke kampung inggris ini.

 

Lina Tanafiya

Property Ramai-ramai Menahan Diri

Usaha property di Indonesia dapat disebutkan kurang baik pada paruh pertama th. 2016. Pasalnya, beberapa pengembang dinilai masihlah menahan diri menunggu kejelasan sebagian kebijakan, satu diantaranya pengampunan pajak (tax amnesty).

Pelemahan kemampuan ini tampak dari ke lima emiten yang ada di bidang property diatas rata-rata alami penurunan laba bersih. Walau terdapat banyak emiten duit alami perkembangan, angkanya tak penting atau tidak tebal.

PT Bumi Serpong Damai Tbk umpamanya, kemampuan berkode emiten BSDE ini alami penurunan pendapatan sebesar 17, 94 % jadi Rp2, 870 triliun dari periode yang th. terlebih dulu Rp3, 385 triliun. Hal semacam ini ikut menyebabkan penurunan yang penting pada laba bersih perusahaan jadi Rp821 miliar atau 72, 21 % dari mulanya Rp1, 415 triliun.
Property Ramai-ramai Menahan Diri
Dari segi penjualan, BSDE membukukan pra penjualan atau marketing sales meraih Rp2, 5 triliun pada semester I 2016. Nilai pra penjualan itu baru 37 % dari tujuan selama th. 2016 sebesar Rp6, 9 triliun.

” Umumnya semester I 40 % jadi masihlah oke, Sabtu tempo hari sesungguhnya kami telah 40 %. Jadi memanglah semester pertama itu agak lamban lantaran terpotong Lebaran juga, mungkin saja kelak terakselesari lagi di kuartal III serta IV, ” kata Direktur Paling utama Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya, Senin (1/8).

Sama seperti dengan BSDE, PT Summarecon Agung (SMRA) Tbk juga menorehkan kemampuan yang kurang baik. Perusahaan mencatat penurunan pendapatan sebesar 12, 04 % jadi Rp2, 317 triliun dari mulanya Rp2, 596 triliun. Tidak heran, laba bersih perusahaan turut tergerus jadi cuma Rp24, 521 miliar atau turun 95, 37 % dari Rp529, 253 triliun.

Lalu, PT Puradelta Lestari (DMAS) Tbk juga alami penurunan laba bersih kian lebih setengahnya pada semester ini, yakni jadi Rp486, 169 miliar atau turun 58, 84 % dari Rp772, 199 miliar. Hal semacam ini searah dengan turunnya pendapatan perusahaan sebesar 30, 96 % jadi Rp976, 584 miliar dari Rp1, 278 triliun.

Sesaat, dari ke lima emiten dalam tabel itu, PT Pakuwon Jati (PWON) Tbk serta PT Jaya Raya Properti (JRPT) Tbk sukses tumbuh dari sisi laba bersih serta pendapatan.

Pakuwon membukukan laba bersih sebesar Rp895 miliar atau tumbuh 18, 54 % dari mulanya Rp755 miliar. Tetapi, dari segi pendapatan Pakuwon cuma tumbuh 0, 61 % jadi Rp2, 440 triliun dari Rp2, 425 triliun.

Sesaat, laba bersih Jaya Raya cuma tumbuh 1, 59 % dari Rp438, 261 miliar jadi Rp445, 438 miliar. Lalu untuk pendapatan tumbuh jadi Rp1, 071 triliun atau 4, 48 dari mulanya Rp1, 025 triliun.

Analis Minna Padi Investama Christian Saortua menilainya, penurunan kemampuan yang dihadapi oleh emiten property karena sebab banyak yang mengambil keputusan untuk menahan diri dalam meluncurkan proyeknya di semester I 2016.

“Sebenarnya sebagian perusahaan property belum ada proyek baru di semester I, umpamanya saksikan BSDE juga masihlah memercayakan proyek lama, existing project. Lantas, Summarecon sendiri masihlah konsentrasi jual product yang dahulu. Terdapat beberapa pengembang menahan diri melepas product mereka, ” kata Christian pada CNNIndonesia. com, Selasa (2/8).

Hal semacam ini dikerjakan juga lantaran ada penantian kebijakan amnesti pajak, dimana pemerintah membidik dana repatriasi Rp165 triliun. Dengan kebijakan itu, jadi akan beresiko pada usaha property. Tetapi, Christian sendiri belum dapat meyakinkan berapakah banyak investor yang bakal lakukan investasi dalam usaha property.

“Dengan amnesti pajak, mereka bisa meluncurkan beberapa produk baru yang lebih premium. Dari emiten yang saya temui tempo hari, umpamanya BSDE, mereka bakal meluncurkan klaster baru di semester ke-2. Lalu juga sebagian proyek yang baru 30 % terjual, bekasnya diinginkan digenjot diakhir semester ke-2, ” tuturnya.

Setelah itu, Christian menerangkan, trend keinginan dari property sendiri saat ini beralih. Saat ini, keinginan banyak pada segmen menengah ke bawah atau tempat tinggal tapak (landed house). Sesaat, masihlah terdapat banyak emiten yang konsentrasi pada pembangunan apartemen, hingga memengaruhi penjualan dari emiten itu.

“Sekarang ini yang menengah ke atas tengah jemu lantaran memanglah dulunya itu istilahnya umumnya bebrapa konsumen investor. Saat ini umumnya end user, jadi menengah ke bawah atau konsumen tempat tinggal pertama. Jadi pola keinginan beralih, ” tuturnya.

Jenis-Jenis Perusahaan Oil & Gas

waktu kuliah mungkin saja kita sedikit memperoleh input dari dosen/senior mengenai apa sajakah type perusahaan yang beroperasi di sektor Oil & Gas. Apabila kita di tanya “apa contoh perusahaan migas? ”, 90% bakal menjawab perusahaan migas type KKPS seperti Chevron, Exxon, Keseluruhan, Shell (merk merek oli dah…..) serta sesudah lulus, dengan sigap kita jadikan perusahaan type ini sebagai tujuan paling utama untuk berkarir.

Kurangnya pengetahuan tentang beberapa jenis perusahaan migas kerap bikin fresh graduate (dengan cara tak sadar) cuma terlalu fokus untuk menguber karier di perusahaan migas yang memanglah paling susah dimasuki, yakni type KKKS, walau sebenarnya banyak type perusahaan Oil Gas lain yang relatif lebih gampang dimasuki serta berikan remunerasi (upah serta tunjangan) cukup baik dan dapat jadi batu loncatan menuju karier di KKPS (apabila ingin) waktu sudah jadi senior lewat jalur “experienced” (pengalaman), atau bekerja diluar negeri (seperti agan Nagahitam..)

Mengerti beberapa jenis perusahaan migas bakal punya pengaruh besar pada STRATEGI yang bakal agan-agan untuk buat memburu karier Oil & Gas lantaran lebih tahu PETA karier bagian migas keseluruhannya, tidak cuma di KKKS saja seperti yang umum berlangsung serta jadi langkah awal usaha penambahan kompetensi manfaat penuhi kriteria atas posisi yang bakal dilamar.

Agan agan, tersebut saya coba klasifikasikan beberapa jenis perusanaan migas di Indonesia. Berniat penjelasan tentang kegiatan perusahan Oil & Gas ditulis dalam bhs yang lebih umum, dengan harapan lebih dipahami oleh agan-agan yang belum bekerja di migas

Berdasar pada kegiatannya, perusahaan Oil & Gas di klasifikasikan jadi :

Oil Company (PSC)/Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)

Yakni perusahaan yang mempunyai Production Berbagi Contract (PSC) dengan pemerintah, kerap dimaksud juga KKKS. Perusahaan type ini mempunyai hak pengelolaan, explorasi serta exploitasi minyak & gas satu blok minyak di lokasi Indonesia serta menghasilkan minyak mentah/gas itu jadi bahan bakar, pelumas, LPG dan lain-lain.

Contoh : SHELL, CHEVRON, TOTAL E&P, CONOCOPHILIPS, EXXON

Exploration Company

Exploration Company lakukan aktivitas penyelidikan atas satu lokasi yang diprediksikan mempunyai kandungan minyak dengan lakukan beragam cara survey geologi & geofisika (seismic, resistivity, gravity, magnetic, magnetotellu rik) untuk memetakan susunan permukaan bawah bumi dalam usaha lebih meyakinkan ada cadangan minyak/gas dibawah permukaan :

Contoh : Western Geco (SLB), FUGRO, FAIRFIELD, Elnusa

Drilling Company

Sesudah step survey (explorasi) meyakinkan ada kandungan minyak di ruang itu, perusahaan type Drilling Company bakal lakukan pengeboran (drilling) untuk keluarkan kandungan minyak itu ke atas permukaan bumi.

Contoh : TRANSOCEAN
JENIS-JENIS PERUSAHAAN OIL & GAS
Oil Service Company

Perusahaan ini bekerja berbarengan Drilling Company waktu pengeboran berjalan serta memberi service Cementing, Mud Logging, Directional Drilling,

Contoh : SCHLUMBERGER, HALIBURTON

Engineering (only) Company

Sesudah satu ladang minyak dinyatakan siap untuk di exploitasi, jadi Oil Company (PSC) bakal memohon Engineering Company untuk mendesain sarana pengambilan minyak serta sistem produksi minyak/gas (contoh Jacket Basis) dari lokasi itu).

Contoh : AMEC, Singgar Mulia, WOODGROUP, KBR

Procurement & Construction (only) Company
Perusahaan ini mempunyai aktivitas paling utama pada Procurement & Construction, aktivitas engineering yang ada pada perusahaan ini umumnya cuma untuk membackup analysis dalam phase Construction seperti design rangka pengangkat (spreader bar), perkuatan kapal pembawa dan lain-lain.

Contoh : Gunanusa, Thiess, Kalirayasari, Meindo

Catatan :

Berkenaan bentuk kontrak kerja proyek Oil & Gas berbentuk paket EPC -Engineering Procurement & Construction (tujuannya ruangan lingkup pekerjaan dari mulai design, pengadaan peralatan serta pembangunan dalam satu kontrak) , perusahan Engineering (E) kerap bermitra (join venture) dengan perusahaan PC/EPC untuk melakukan paket proyek EPC itu. Dalam banyak proyek, tak tertutup peluang sisi Procurement dikerjakan oleh perusahaan perusahaan Engineering

Engineering, Procurement & Construction Company

Perusahaan ini di kenal sebagai perusahaan EPC lantaran mempunyai divisi yang komplit mulai dari Engineering, Procurement sampai Construction. Kadang-kadang perusahaan ini dapat merangkap sebagai Installator yang menempatkan Jacket Basis ini di dalam laut.

Contoh : MC DERMOTT, SAIPEM, , NISCONI, Technip, IKPT, JGC

Installation Company

Perusahaan ini memberi service untuk membawa konstruksi Jacket Basis itu dengan kapal pembawa (barge) yang mereka punyai/sewa serta memasangnya di dalam laut.

Contoh : DMB, Merlasakti

Inspection Company

Perusahaan ini memberi service pemeriksaaan sebagian type pekerjaan kontraktor yang mengharuskan diselenggarakan pengujian oleh pihak ketiga, contoh pengelasan, prosedur pemasangan Jacket Basis di laut dan lain-lain.

Contoh : Noble Denton, Indospec, Biro Klasifikasi Indonesia

Equipment Vendoor Company

Perusahaan ini mensuplai mesin & peralatan instrumen, electrical dan lain-lain pada perusahaan EPC yang mempunyai kewenangan untuk pilih mesin/peralatan sesuai sama spesifikasi yang disuruh pada phase design, atau menyuplai Oil Company (PSC) waktu sarana Oil & Gas itu sudah beroperasi.

Contoh : BINDER (supplier pipe dukungan)

Supplier Company Lain-Lain

Banyak perusahaan yang memberi layanan service lain untuk mendukung aktivitas oil gas, umpamanya layanan penyewaan helikopter, supplier solar industri dan perusahaan penyedia catering untuk karyawan Oil & Gas yang bekerja di dalam laut.